Latar Belakang
PT Mitra Stania Prima merupakan perusahaan pertambangan timah terintegrasi dari eksplorasi, penambangan, peleburan dan pemurnian bijih timah yang beroperasi di pulau Bangka, Kepulauan Bangka Belitung. PT Mitra Stania Prima sebagai perusahaan yang berkomitmen untuk melakukan perlindungan, pelestarian, konservasi keanekaragam hayati. Areal konservasi keanekaragaman hayati PT Mitra Stania Prima berasal dari rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Kerakas seluas 27 Hektar, rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Tuing seluas 71 Hektar dan areal reklamasi yang berada di IUP PT Mitra Stania Prima.
Statistik Keanekaragaman Hayati Flora


Jumlah Flora | Tahun | Tahun | ||
Jumlah Flora | 2023 | 2024 | 2025 | 2026 |
DAS Kerakas | 31,622 | 31,952 | 64,576 | 73,180 |
DAS Tuing | 0 | 4,546 | 8,380 | 37,837 |
Area Reklamasi | 0 | 3,442 | 3,671 | 3,750 |
Statistik Keanekaragaman Hayati Fauna


Jumlah Fauna | Tahun | Tahun | ||
Jumlah Fauna | 2023 | 2024 | 2025 | 2026 |
DAS Kerakas | 386 | 429 | 462 | 486 |
DAS Tuing | 0 | 177 | 189 | 203 |
Area Reklamasi | 0 | 53 | 58 | 60 |
Program rehabilitasi pada areal biodiversitas PT Mitra Stania Prima menunjukkan perkembangan yang positif dan berkelanjutan. Hal ini tercermin dari peningkatan jumlah flora dan fauna yang terdata dari tahun ke tahun. Tren tersebut menjadi salah satu indikasi bahwa proses pemulihan ekosistem berjalan dengan baik, ditandai dengan semakin berkembangnya vegetasi dan terbentuknya kondisi habitat yang mendukung keberadaan keanekaragaman hayati.
Jenis Flora & Fauna di sekitar lahan konservasi
Jenis Flora
|
|
|
|
| Cerbera manghas | Chaenostoma cordatum | Vaccinium ovatum | Croton hirtus |
|
|
|
|
| Nepenthes gracilis | Melastoma malabathricum | Rhodomyrtus tomentosa | Nepenthes mirabilis |
Jenis Fauna
|
|
|
|
| Anthus novaeseelandiae | Lanius schach | Lonchura punctulata | Charadrius alexandrinus |
|
|
|
|
| Fejervarya sp. | Amata huebneri | Rhyothemis obsolescens |
Kegiatan Konservasi Keanekaragaman Hayati
| NEW BORN (Reklamasi dengan Budidaya Tanaman Kayu Keras Penyerap Karbon) | ARANG KAYU PUTIH (Aplikasi Arang dari Proses Biochart untuk mempercepat pertumbuhan Kayu Putih) | DRIPCARE (Drip Irrigation for Plant Growth and Rehabilitation Enhancement) | Super POT Kayu Putih |
|
|
|
|
| Program ini berupa budidaya tanaman keras penyerap karbon di area reklamasi PT Mitra Stania Prima. | Program ini berupa upaya perlindungan flora di area konservasi DAS dengan pemberian pupuk arang dari proses biochart. | Program ini menerapkan teknologi fertigasi tetes (drip fertigation) pada tanaman kayu putih di kawasan rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS). Sistem ini memungkinkan distribusi air dan nutrisi secara tepat sasaran sehingga mengurangi kebutuhan energi untuk pemompaan air. Selain itu, program ini juga berdampak pada efisiensi air dan menurunkan emisi gas rumah kaca. | Program ini berupa penambahan Trichoderma sp. pada tanaman kayu putih sebagai pupuk organik untuk mempercepat laju pertumbuhan dan meningkatkan daya hidup tanaman kayu putih |
| Penggunaan Burung Hantu untuk Pengendalian Tikus pada Rehabilitasi DAS | HYDRA: Hydrogel for DAS Rehabilitation | Penggunaan Hydrogel pada Tanaman di Area Reklamasi | SMART-TEA (Smart Automated Drip Fertigation for Eucalyptus Area) |
|
|
|
|
| Program ini bertujuan untuk mengendalikan hama tikus secara alami di area rehabilitasi DAS dengan memanfaatkan burung hantu (Tyto alba) sebagai predator alami sehingga mengurangi penggunaan rodentisida dan menambah spesies fauna di dalam area tersebut. | Program ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas rehabilitasi DAS dengan penggunaan teknologi hydrogel pada tanaman Melaleuca cajuputi (kayu putih). Pemanfaatan hydrogel membantu tanaman untuk bertahan hidup lebih lama dan tumbuh secara optimal, terutama di daerah minim curah hujan dan rawan kekeringan. | Program ini bertujuan untuk meningkatkan keberhasilan tumbuh tanaman di area reklamasi dengan menggunakan hydrogel yang mampu menyimpan air di sekitar akar. Penggunaan hydrogel membantu tanaman bertahan di lahan kering, mempercepat pemulihan vegetasi, dan menciptakan habitat yang mendukung keanekaragaman hayati lokal secara berkelanjutan. | Program Konservasi Cerdas Tingkat Lanjut untuk Kayu Putih melalui Peningkatan Irigasi Tetes Otomatis merupakan program yang bertujuan meningkatkan efisiensi penggunaan air sekaligus mendukung konservasi sumber daya lahan dan keberlanjutan budidaya kayu putih. Program ini dilakukan melalui pengembangan sistem irigasi tetes otomatis yang mengalirkan air dan pupuk bersamaan secara tepat sasaran ke zona perakaran tanaman berdasarkan kebutuhan aktual tanaman, sehingga meminimalkan kehilangan air akibat penguapan, limpasan, maupun penyiraman berlebihan. |